BANDUNG β Persib Bandung akan menghadapi salah satu periode paling padat pada musim 2026/2027. Memasuki Oktober, Maung Bandung dijadwalkan menjalani tujuh pertandingan dalam sekitar 20 hari dengan tampil di tiga kompetisi berbeda.
Rangkaian pertandingan tersebut akan mempertemukan Persib dengan sejumlah tim dari kompetisi domestik maupun Asia. Kondisi ini membuat kebugaran pemain dan pengaturan rotasi menjadi perhatian utama tim pelatih.
Pelatih fisik Persib, Karlo Reinholz, menyebut Oktober akan menjadi ujian penting karena Persib harus bermain setiap tiga atau empat hari.
βBulan Oktober bisa dibilang adalah ujian pertama bagi kami di mana kami bermain setiap tiga atau empat hari,β ujar Karlo Reinholz.
Tujuh Pertandingan Menanti Persib
Rangkaian padat Persib akan dimulai pada 8 Oktober 2026 ketika Maung Bandung bertandang ke Thailand menghadapi Port FC dalam ajang ASEAN Club Championship Shopee Cup.
Setelah itu, Persib langsung kembali ke kompetisi domestik untuk menghadapi Dewa United pada 11 Oktober.
Berikut jadwal Persib sepanjang Oktober yang telah dilaporkan:
- 8 Oktober: Port FC vs Persib Bandung β ACC Shopee Cup
- 11 Oktober: Persib Bandung vs Dewa United β Super League
- 14 Oktober: Persib Bandung vs Thα» CΓ΄ng-Viettel FC β ACL Two
- 18 Oktober: Persib Bandung vs Persik Kediri β Super League
- 22 Oktober: Madura United vs Persib Bandung β Super League
- 26 Oktober: Garudayaksa FC vs Persib Bandung β Super League
- 28 Oktober: Persib Bandung vs Melbourne Victory β ACL Two
Dengan demikian, Persib harus memainkan tujuh pertandingan dari 8 hingga 28 Oktober.
Bukan Hanya Soal Taktik
Padatnya jadwal membuat pekerjaan tim pelatih bukan hanya menyiapkan strategi pertandingan.
Kondisi fisik pemain juga harus mendapatkan perhatian serius. Perjalanan antarkota bahkan antarnegara dalam waktu singkat berpotensi membuat waktu pemulihan menjadi lebih terbatas.
Karlo Reinholz menyebut Persib akan memasuki periode pertandingan yang sangat padat dengan tiga kompetisi sekaligus, yakni Super League, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship Shopee Cup.
Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi bagian penting dalam menghadapi Oktober.
Rotasi Bisa Jadi Pilihan
Dengan pertandingan yang berlangsung setiap beberapa hari, penggunaan pemain secara bergantian menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan tim pelatih.
Persib tidak hanya membutuhkan pemain inti, tetapi juga pemain pelapis yang siap ketika mendapatkan kesempatan tampil.
Rotasi juga dapat membantu menjaga kebugaran pemain agar tidak terlalu terbebani sepanjang rangkaian pertandingan.
Apalagi, beberapa pemain Persib sebelumnya masih menjalani proses pemulihan cedera. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus cermat menentukan pemain yang benar-benar siap tampil.
Port FC Jadi Laga Pembuka
Pertandingan pertama pada periode padat ini akan berlangsung di Thailand.
Persib dijadwalkan menghadapi Port FC pada 8 Oktober dalam pertandingan pembuka fase grup ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027.
Setelah pertandingan tersebut, Persib harus segera kembali ke Indonesia untuk menghadapi Dewa United pada 11 Oktober.
Artinya, jeda antara pertandingan tandang di Thailand dan laga berikutnya sangat singkat.
Situasi serupa kembali terjadi beberapa hari kemudian ketika Persib menghadapi Thα» CΓ΄ng-Viettel FC di ACL Two pada 14 Oktober, kemudian Persik Kediri pada 18 Oktober.
Jadwal Padat Bisa Menjadi Ujian Kedalaman Skuad
Periode Oktober akan menjadi kesempatan bagi Persib untuk menunjukkan bagaimana skuad menghadapi kompetisi dengan intensitas tinggi.
Tujuh pertandingan dalam waktu singkat membuat setiap pemain memiliki kemungkinan mendapatkan peran.
Bukan hanya pemain yang biasa menjadi starter, tetapi juga mereka yang selama ini lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Bagi Igor Tolic dan staf pelatih, pengelolaan tenaga pemain akan menjadi salah satu bagian penting dalam menjalani periode tersebut.
Persib juga masih menunggu perkembangan beberapa pemain yang sedang dalam proses pemulihan. Kembalinya pemain-pemain tersebut tentu dapat menambah pilihan bagi tim ketika jadwal pertandingan semakin padat.
Oktober Jadi Bulan yang Patut Dinantikan Bobotoh
Rangkaian tujuh pertandingan tersebut akan menjadi periode sibuk bagi Maung Bandung.
Selain menghadapi lawan-lawan dari Super League, Persib juga harus menjalani pertandingan di kompetisi Asia dan ASEAN.
Bagi Bobotoh, Oktober akan menjadi bulan yang menarik untuk melihat bagaimana Persib melewati jadwal dengan pertandingan hampir setiap beberapa hari.
Tujuh pertandingan, tiga kompetisi, dan waktu pemulihan yang terbatas. Persib kini bersiap menghadapi salah satu periode tersibuknya pada musim 2026/2027.
Merchandise